Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja

Dibaca : 6583 Pengunjung

Kedudukan

Bidang Pelatihan dan Produktivitas dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Tugas Pokok

Bidang Pelatihan dan Produktivitas mempunyai tugas menyusun pedoman dan teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja, melaksanakan pembinaan instruktur dan lembaga pelatihan, menyusun program pelatihan, akreditasi dan sertifikasi, pemagangan serta meningkatkan produktivitas kerja.

Adapun Tugas Pokoknya:

  1. menyusun rencana kerja Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja berdasarkan Program Kerja Dinas, serta kebijakan lainnya dibidang  ketenagakerjaan sesuai petunjuk dan instruksi atasan;
  2. memberi petunjuk, bimbingan, dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan para Kepala Seksi agar terjalin sinkronisasi dalam pencapaian  target kinerja kegiatan;
  3. menilai kinerja hasil pelaksanaan tugas dan kegiatan para Kepala Seksi maupun bawahannya sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier;
  4. melaksanakan kebijakan program pelatihan dan pemagangan  serta upaya peningkatan peran masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan;
  5. melaksanakan kebijakan program standarisasi dan sertifikasi tenaga kerja;
  6. melaksanakan kebijakan pemasyarakatan produktivitas tenaga kerja melalui penyuluhan dan pembentukan lembaga pelatihan dan produktivitas di lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta;
  7. melaksanakan tugas kedianasan lainnya yang diberikan oleh atasan;
  8. melaporkan hasil pelaksanaan tugas sebagai bahan informasi dan bentuk pertanggungjawaban kepada Kepala Dinas.

 

  • Kepala Seksi Pelatihan dan Pemagangan mempunyai tugas :
  1.  menyusun rencana kegiatan Seksi Pelatihan dan Pemaganganberdasarkan Program Kerja Dinas;
  2.  memberikan instruksi, petunjuk dan bimbingan kepada bawahan langsung serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas agar dapat mencapai target kinerja dan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  3. mengevaluasi kinerja hasil pelaksanaan tugas oleh bawahan langsung sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan dan pengembangan karier;
  4. menginventarisir data lembaga pelatihan yang mencakup jumlah, lokasi, jenis kejurusan, status lembaga, fasilitas lembaga, kualifikasi instruktur, dan standar kualifikasi lulusan;
  5. menyelenggarakan perizinan/ pendaftaran lembaga pelatihan serta pengesahan kontrak/ perjanjian magang dalam negeri;
  6. melakukan pembinaan dan penyelenggaraan pelatihan kerja di daerah;
  7. menyusun petunjuk teknis dalam rangka menentukan kualifikasi jenis tenaga kerja pemagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  8. menginventarisir kelembagaan pelatihan pemagangan perusahaan dan kegiatan pemagangan mencakup program, jenis keterampilan, sertifikasi, pendanaan pelatihan;
  9. mengkoordinir pelaksanaan sosialisasi, promosi, seleksi dan penempatan peserta pemagangan dalam negeri;
  10. menyiapkan bahan pembinaan dibidang pengembangan program pemagangan untuk lembaga pelatihan dan perusahaan pemagangan;
  11. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan;
  12. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja;

 

  • Kepala Seksi Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi mempunyai tugas :
  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi berdasarkan Program Kerja Dinas;
  2. memberikan instruksi, petunjuk dan bimbingan kepada bawahan langsung serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas agar dapat mencapai target kinerja dan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  3. mengevaluasi kinerja hasil pelaksanaan tugas oleh bawahan langsung sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan dan pengembangan karier;
  4. menginventarisir data standar kualifikasi ketrampilan/ pelatihan kerja, materi uji ketrampilan/ kompetensi dan sertifikat ketramplan/ kompetensi nasional yang telah ditetapkan;
  5. menyiapkan bahan penyusunan standar kualifikasi ketrampilan/ kompetensi, standar latihan kerja, materi uji ketrampilan/ kompetensi pelaksanaan uji ketrampilan/kompetensi tenaga kerja, penandatanganan sertifikat dalam rangka penetapan hasil uji ketrampilan;
  6. menginventarisasi sertifikasi pelatihan tenaga kerja yang meliputi jenis sertifikat, penandatanganan sertifikat pelatihan, jumlah lembaga pelatihan menurut akreditasi;
  7.  menyiapkan bahan pembinaan dan penyuluhan sertifikasi dan akreditasi kelembagaan pelatihan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan;
  8. mengkoordinir pelaksanaan pembinaan/penyuluhan asosiasi profesi yang berkaitan dengan bidang program dan sertifikasi;
  9. melakukan koordinasi dengan lembaga terkait dengan pelaksanaan sertifikasi kompetensi dan akreditasi lembaga profesi dan lembaga pelatihan kerja di daerah;
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja.

 

  • Kepala Seksi Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja mempunyai tugas :
  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Produktivitas Tenaga Kerja berdasarkan Program Kerja Dinas;
  2. memberikan instruksi, petunjuk dan bimbingan kepada bawahan langsung serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas agar dapat mencapai target kinerja dan sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku;
  3. mengevaluasi kinerja hasil pelaksanaan tugas oleh bawahan langsung sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan dan pengembangan karier;
  4. menyiapkan bahan pelatihan, konsultasi produktivitas tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat;
  5. melaksanakan pelatihan dan pengukuran produktivitas di daerah;
  6. melaksanakan program peningkatan produktivitas di daerah;
  7. menginventarisasi kelembagaan, tenaga pelatihan, jenis kegiatan, dan program kegiatan pengembangan produktivitas tenaga kerja di daerah;
  8. melakukan koordinasi dengan organisasi profesi dan asosiasi perusahaan dalam rangka peningkatan produktivitas tenaga kerja;
  9. melaksanakan kebijakan pembinaan terhadap pengusaha kecil yang telah dilatih oleh Balai Pengembangan Produktivitas Daerah (BPPD);
  10. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan;
  11. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatannya kepada Kepala Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja.


Dibaca : 6583 Pengunjung